Misterius! Dokter di China Kulitnya Berubah Jadi Hitam Setelah Positif Corona, Penyebabnya Tak Terduga!

sumber : Kolase Wuhan Central Hospital/Beijing Satellite TV

Covid 19 menjadi pandemi dunia yang hingga hari ini masih membuat keresahan di seluruh bumi ini. Dan semakin hari muncul banyak hal-hal baru yang disebabkan oleh penyakit virus Corona tersebut. Salah satunya adalah yang menimpa dari dua Dokter yang berasal dari China. Ketika mereka dinyatakan Positif Corona dan harus menjalani perawatan, tak diduga kulit dokter yang sebelumnya putih berubah menjadi hitam. Hal inipun selain membuat penurunan kesehatan, tetapi juga membuat mental dokter tersebut menjadi turun.

Cina yang dikabarkan sudah mulai menurun mengenai laporan yang positif Corona. Namun beberapa hari belakangan ini dikabarkan bahwa ada sebanyak 1.290 kematian di Wuhan, China beserta tambahan kasus baru sebanyak 325 kasus positif virus covid 19 tersebut.

Beberapa gejala yang dialami oleh pasien Corona cenderung berbeda dengan apa yang dialami oleh kedua dokter di China tersebut. Karena hal ini dianggap sesuatu yang baru dan belum pernah terjadi pada pasien sebelumnya.

Dua dokter yang bernama dr. Yi Fan dan dr. Weifeng ini dinyatakan positif Corona semenjak 18 Januari 2020 yang lalu. Semenjak dinyatakan positif, kondisi kesehatan kedua dokter ini terbilang semakin drop dan memprihatinkan. Karena keduanya sempat mengalami kritis dan harus menjalani beberapa perawatan di rumah sakit.

Selama menjalani perawatan itulah kulit mereka berubah menjadi hitam. Sebuah media yang bernama CCTV melaporkan bahwa dr. Yi, seorang ahli jantung, pulih dari Covid-19 setelah dokter memasang mesin pendukung kehidupan selama 39 hari. Dan dikatakan juga bahwa dokter ini hamper pulih sepenuhnya.  Dia masih tidak bisa berjalan tanpa bantuan tetapi sudah bisa duduk dan berbicara.

“Ketika saya pertama kali sadar, terutama setelah saya mengetahui tentang kondisi saya, saya merasa takut. Saya sering mengalami mimpi buruk,” ungkap dr. Yi.

Bukan hanya fisik saja yang membuat dokter ini down, melainkan kondisi mentalpun juga perlu pemulihan. Sehingga, dia membutuhkan konseling sebagai bagian dari pemulihannya.

Dr. Li mengatakan penyebab dari perubahan warna kulit pada kedua dokter mungkin akibat dari beberapa obat yang digunakan dalam perawatan mereka yang dikonsumsinya, meskipun ia tidak menentukan obat mana yang berpengaruh.Dia berharap warna kulit kedua petugas medis itu kembali normal setelah fungsi hati mereka membaik.

Dan hal yang membuat haru bahwa Kedua dokter itu bekerja bersama Dokter Li Wenliang. Dr. Li Wenliang merupakan dokter yang pertama kali memperingatkan adanya virus corona di China. Namun naas nasibnya karena Li Wenliang (34) meninggal dunia pada Jumat (7/2/2020) pukul 02.58 waktu setempat, karena terinfeksi virus covid 19.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *