Jangan Asal Pilih CDI, Kalau Nggak Mau Motormu Ngadat

Untuk sebagian orang, mendengar kata CDI merupakan hal awam. Banyak yang tidak mengetahui tentang apa fungsi dan seberapa penting CDI itu pada motor. Terdapat beberapa orang yang salah mengganti CDI dengan CDI baru tetapi kurang cocok dengan motornya, sehingga membuat motor mengalami penuruan dalam performanya. Hal tersebut dapat berpengaruh kepada kerja mesin sehingga kurang efesien dan tentunya dapat menimbulkan kerusakan lain pada motor.

CDI merupakan komponen yang memiliki fungsi mengatur waktu agar bisa tercipta percikan api yang dihasilkan dari busi yang sebelumnya melalui sebuah proses yang kemudian didukung oleh koil agar dapat memicu proses pembakaran pada mesin motor. Peran CDI memanglah sangat penting dalam tubuh motor, maka dari itu janganlah sampai salah pilih jenis CDI motormu. Memang banyak sekali jenis CDI yang kini tersedia di bengkel-bengkel motor, yang tentunya memiliki ketentuan masing – masing .

[toggle title=”Bagaimana cara menggabungkan CDI racing?” state=”open”]CDI racing memang banyak menawarkan fitur- fitur yang tidak bisa kita temukan di CDI bawaan motor. Untuk teknik ini sebetulnya merupakan hal yang mudah, caranya adalah menggabungkan CDI punya sepeda motor lain yang non limiter. CDI kedua ini memiliki fungsi sebagai penjumper, sehingga kita tidak harus menggunakan CDI Original, melainkan dapat menggunakan CDI yang lokal.[/toggle]

[toggle title=”Bagaimana cara kerja CDI AC?” state=”open”]Cara kerja CDI AC biasanya adalah terdapat pada sistem pengapian yang suplai tegangannya berasal dari spul. Maka pada saat kunci kontak motor kita on tidak ada aliran listrik masuk ke dalam CDI, dikarenakan spul tidak akan menghasilkan listrik jika magnet tidak berputar.[/toggle]

[toggle title=”Apa tips mengecek kondisi CDI motor?” state=”open”]

Cara mengecek kondisi CDI motor kita adalah :

– Menggunakan Avometer yang disetting pada sinus 200 volt

– Lalu gabungkan kabel merah pada avometer yang dihubungkan dengan kabel CDI yang menuju koil

– Kemudian kabel hitam dihubungkan ke permukaan body atau rangka yang dapat menyalurkan listrik

– Lalu nyalakan motor anda dan melihat avometer

– Jika tidak ada arus, maka CDI anda mengalami kerusakan [/toggle]

[toggle title=”Apa ciri – ciri CDI motor kita mengalami kerusakan?” state=”open”]

Ciri-ciri yang akan anda alami jika CDI motor anda mengalami kerusakan yaitu :

– Tegangan listrik tidak stabil

– Mesin mati mendadak

– Kondisi kabel tidak baik

– Terdapat kerusakan pada komponen pendukung Contoh diatas merupakan contoh yang paling mudah diketahui jika CDI motor anda mengalami kerusakan. [/toggle]

Setelah membaca ulasan tersebut, anda telah mengetahui tentang CDI pada motor anda. pastikan CDI motor anda tidak rusak agar performa motor anda tetap terjaga.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *